Guyangan Raja Kaya Tradisi Istimewa Memandikan Sapi

Kawasan Dlingo, Bantul merupakan salah satu daerah penghasil ternak. Sebab warganya yang menjadikannya sebagai usaha sampingan setelah pekerjaan utamanya. Pada awalnya, peternakan yang dikelola adalah kerbau, akan tetapi berubah menjadi sapi dan kambing dengan perlakuan spesial kepada mereka. Keistimewaan tersebut berkaitan dengan tradisi turun temurun yang biasa disebut dengan Guyangan Raja Kaya.

Guyangan Raja Kaya

Guyangan Raja Kaya

Dusun Pokoh 2, Desa Dlingo, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, menggelar tradisi Guyangan Raja Kaya atau memandikan ternak yang sudah ada sejak ratusan tahun di sebuah mata air kali gayam.

Ritual ini dimulai dengan puluhan orang menuntun hewan ternaknya berupa kambing dan sapi, diiringi berbagai alat musik tradisional untuk mengelilingi kampung.

Warga yang mengarak hewan peliharaannya tersebut mengenakan pakaian adat Jawa. Bukan untuk disembelih, bukan pula untuk acara kontes dan semacamnya, ternak­ternak itu mereka kumpulkan untuk dimandikan di salah satu sendang dusun tersebut.

Hewan-­hewan yang selanjutnya dikumpulkan pada satu tempat tersebut seolah ingin berontak. Lain hal, kerumunan orang dengan suara musik gamelan menjadikan para ternak tidak nyaman.

Anehnya, hewan­-hewan yang terus mengembik maupun mengibaskan ekor sebagai tanda ketidaknyamanan, mendadak tenang saat seorang tetua adat Dusun Pokoh II menyentuh dan mengelus mereka.

Setelah berhasil menenangkan hewan, sang pemangku adat pun lantas menuju ke arah sebuah bejana penampung air dari sendang yang mereka sebut dengan nama Sendang Sari.

Di dalam bejana itu, selain telah tertampung air sendang, tumpukan kembang setaman juga telah terlihat larut. Campuran air jahe dan ramuan lainnya ini, disebutkan dapat membuat hewan ternak menjadi sehat.

Prosesi Ritual Guyangan

Mulut sang pemangku adat terlihat membacakan doa­doa untuk ternak­ternak yang ada di tempat tersebut. Kalimat terakhir dari doa dibisikkan oleh sang pemangku adat ke telinga ternak. Selanjutnya, secara bergantian, air sendang dicipratkan dengan menggunkan daun dapap ke arah kepala setiap hewan ternak.

Ritual guyangan raja kaya kemudian dilanjutkan dengan menyuapi hewan ternak itu menggunakan Nasi Gudangan. Nasi ini berisi lauk, irisan sayuran yang ditaburi bumbu berupa parutan kelapa.

Bagian akan ritual ini bukan saja bermakna memberikan makan sapi, akan tetapi sebagai simbol berkah bagi ternak­ternak. Prosesi menyuapi ternak tersebut dilakukan dengan menggunakan alas daun jati. Sedapatnya dari jimpitan nasi yang diambil, tangan mereka menyuapi ternak dengan nasi yang sudah mengandung doa itu.

Sebagai penutup, salah seorang tetua kampung melakukan ritual tebar uang receh dan beberapa uba rampe ke sekitar area yang menjadi rebutan para pengunjung.

Ritual Merti

Pelaksanaan ritual ini berbarengan dengan ritual merti dusun yang secara rutin digelar setiap tahunnya. Tradisi itu merupakan penghormatan bagi hewan sebelum disembelih saat bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha.

Guyangan raja kaya bertujuan untuk memberikan berkah bagi ternak yang berbentuk ikhtiar warga agar hewan ternak diberi kemudahan dalam berkembang biak, sehingga dapat tumbuh sehat serta daging yang dihasilkan pun banyak dan bermanfaat.

Selain itu, di Dusun Pokoh II, ritual yang melibatkan hewan ternak biasanya digelar sebanyak 3 kali dalam setahun. Oleh warga, ritual itu biasa disebut dengan Gumrekan.

Dalam upacara ini, tiap pemilik ternak akan mengeluarkan sedekah nasi emong atau nasi tumpeng yang dilengkapi dengan gudangan. Nasi tersebut lalu dibagikan ke tetangga kiri dan kanan sebagai bentuk sedekah.

Baca juga : Surga Belanja Tanaman dan Satwa dalam Penjagaan Tradisi Jawa

Sekian info terkait dengan guyangan raja kaya tradisi istimewa memandikan sapi, semoga postingan kali ini membantu sahabat semua. Mohon postingan wisata tradisi dan budaya ini dishare supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi: Nur Hidayah

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

Leave a Comment

Akomodasi Investasi Jogjapreneur Kuliner Jogja Seputar Jogja Transportasi
Strategi Konten
Seberapa Penting Strategi Konten untuk Perkembangan Bisnis di Era Digital?
Kenapa Harus Investasi Properti
Kenapa Harus Investasi Properti di Jogja
Investasi Prioritas
Investasi Prioritas di Jogja

Alam

Hutan dan Gunung Pantai Wisata Air Wisata Alam Lainnya

Sejarah

Bangunan Bersejarah Candi Monumen Museum

Seni Budaya

Kebudayaan Kesenian Tradisi

Wisata Lain

Desa Wisata Wisata Belanja Wisata Buatan Wisata Religi
Tips Kegiatan Positif
Tips Kegiatan Positif di Luar Jam Kuliah
Cara Memulai Bisnis PPOB
Cara Memulai Bisnis PPOB yang Mudah dan Menguntungkan
Tips Hidup Hemat di Jogja
Tips Mencari Kosan Ideal
Tips Mencari Kosan Ideal di Jogja bagi Mahasiswa
Beasiswa Kampus di Jogja Kuliah di Jogja UGM Ujian Masuk
Program Kuliah Kerja Nyata
Program Kuliah Kerja Nyata Perguruan Tinggi
Organisasi Kampus
Manfaat Ikut Organisasi Kampus yang Perlu Mahasiswa Tahu
Perkuliahan di Jogja
Kehidupan Perkuliahan di Jogja