Museum Batik dan Sulaman Yogyakarta Menyulam Sejarah Indonesia

Bangunan bercat cokelat muda itu tampak berdiri kokoh di sisi sebelah barat ruas jalan Dr. Sutomo, Bausasran, Danurejan, Yogyakarta. Sebuah papan nama bertuliskan “Museum Batik dan Sulaman” menjadi penanda bahwa bangunan tersebut adalah salah satu situs bersejarah. Di mana bangunan ini memiliki peranan penting datam pendokumentasian sejarah batik dan sulaman di Indonesia.

Museum Batik dan Sulaman Yogyakarta Menyulam Sejarah Indonesia

Menyulam Bunga Sejarah di Museum Batik dan Sulaman Yogyakarta

Memasuki bangunan seluas 400 m2, pengunjung akan disambut oleh seorang pemandu wisata. Pemandu ini yang selama kunjungan akan memberi banyak informasi terkait karya-karya yang terpajang di seluruh sisi museum. Didirikan pada Mei 1977 atas prakarsa Hadi Nugroho dan sang istri, Ibu Dewi Sukaningsih.

Museum ini kian melengkapi koleksi batik dan sulaman Indonesia yang bersejarah dari waktu ke waktu. Museum ini kemudian diresmikan oleh Kantor Wilayah Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi DIY. Museum ini menjadi salah satu aset sejarah bangsa yang mendunia serta wajib dikunjungi saat singgah di Yogyakarta.

Koleksi Batik dan Sulaman

Sebuah kain panjang membentang di sudut Museum Batik Yogyakarta ini. Kain tersebut merupakan kain panjang Soga Jawa yang diproduksi tahun 1950 – 1960. Kain ini termasuk ke dalam koleksi kuno dan terkenal yang dipajang di museum ini. Koleksi kuno dan terkenal di Museum Batik dan Sulaman lainnya yaitu :

  • Kain batik buatan tahun 1780,
  • Kain Panjang Soga Ergan Lama (tahun tidak tercatat dalam dokumentasi),
  • Sarung Isen-isen Antik (1880 – 1890) buatan Nyonya Belanda bernama EV.Zeuylen dari Pekalongan, dan
  • Sarung Panjang Soga Jawa (1920 – 1930) buatan Nyonya Lie Djing Kiem dari Jogja.

Jumlah total koleksi yang ada di Museum Batik dan Sulaman ini sebanyak 1.259 buah, meliputi :

  • 500 lembar kain batik,
  • 600 jenis cap batik,
  • 124 canting, dan
  • 35 koleksi alat.

Selain aneka koleksi kuno dan terkenal, museum ini juga memiliki satu koleksi sulam terbesar hasil karya Ibu Dewi Nugroho yang berukuan 390 cm x 90 cm. Koleksi sulam ini dianugerahi rekor MURI karena keelokan dan ukurannya yang tidak biasa. Selain membuat sulaman terbesar, Ibu Dewi Nugroho juga mengoleksi aneka sulaman acak buah berjumlah sekitar 1.236 lembar. Jumlah yang sangat fantastis menjadi salah satu alasan mengapa museum Batik dan Sulam ini layak dijadikan destinasi liburan bernuansa edukasi.

Koleksi Wajah Tokoh Penting

Tidak hanya aneka produk batik dan sulaman khas, beberapa wajah tokoh penting bagi sejarah bangsa Indonesia dapat ditemui di dinding bagian atas museum. Wajah-wajah itu nampak familiar dan tersulam dengan rapi. Beberapa di antaranya adalah :

  • Presiden Indonesia pertama, Ir. Soekamo;
  • Presiden kedua, Soeharto;
  • Presiden kelima, Megawati Soekarno Putri; dan
  • Wakil Presiden Indonesia, Sri Sultan Hamenglarbuwono IX.

Sulaman wajah lainnya yang dapat ditemui adalah potret pahlawan Imam Bonjol dan Pangeran Diponegoro. Museum Batik dan Sulaman ini juga kian melengkapi koleksinya sebagai museum berwawasan global, dengan memajang sulaman wajah tokoh dunia. Contohnya seperti Paus Yohanes Paulus II dan Bunda Teresia dari India.

Lokasi Museum

Akses menuju Museum Batik dan Sulaman Yogyakarta sangat mudah. Karena berada di wilayah perkotaan dan tepi ruas jalan utama kota Yogyakarta. Berbagai rute moda transportasi umum tersedia cukup banyak di sekitar area museum. Apabila pengunjung bertolak dari Bandara Adisucipto, menaiki Trans Jogja untuk menuju ke lokasi museum ini adalah pilihan yang tepat. Karena tepat di depan bangunan museum, terdapat portable Trans Jogja berkode 2B dan 2A.

Pengunjung dari Terminal Jombor maupun Terminal Giwangan juga dapat memanfaatkan moda transportasi umum Trans Jogja untuk menuju ke tempat ini. Sedangkan bagi wisatawan yang bertolak dari Stasiun Lempuyangan bisa berjalan kaki sekitar 200 meter dari stasiun. Beberapa tukang becak pun siap mengantarkan para wisatawan yang hendak berkunjung ke museum ini.

Tiket Masuk Museum

Harga tiket masuk yang terjangkau menjadi alasan lain mengapa wisatawan Jogja perlu datang dan berkunjung ke museum ini. Setiap pengunjung dipatok tarif sebesar Rp 20.000 (harga sewaktu-waktu berubah) untuk fasilitas tiket masuk dan pemandu museum Batik dan Sulaman Yogyakarta. Bangunan bersejarah ini buka setiap Senin sampai dengan Sabtu, pukul 08.00-13.00.

Tidak hanya berkunjung, bagi wisatawan yang berminat, tak ada salahnya mengikuti kelas membatik yang disediakan oleh pengelola. Di kelas ini akan menambah wawasan para wisatawan terkait sejarah dan filosofi batik dan sulaman khas nusantara. Selain itu tentunya akan menciptakan kesan mendalam saat berhasil melukis batik dan membawanya pulang sebagai cinderamata terindah yang pernah ada. Apalagi untuk wisatawan yang ingin mengadopsi nuansa Jogja di rumah.

Museum ini menjadi salah satu tujuan wisata edukasi dan sejarah yang wajib dikunjungi dan diikuti kursus membatiknya saat liburan tiba. Kapan lagi dapat melukis garis sejarah nusantara di atas kain yang akan dipajang di rumah nantinya?

Demikian informasi mengenai Menyulam Bunga Sejarah Indonesia di Museum Batik dan Sulaman Yogyakarta, kami harap postingan ini mencerahkan kalian. Kami berharap postingan museum ini dishare biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Leave a Comment

Selamat Datang di Kota Sejarah Jogjakarta
Selamat Datang di Kota Sejarah Yogyakarta Istimewa
Kampus Negeri di Jogja Kampus Swasta di Jogja Kuliah di Jogja Ujian Masuk
Memilih Kampus Idaman
Cara Memilih Kampus Idaman di Jogja
Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
Universitas Gajah Mada Yogyakarta Salah 1 Kampus Terbaik
Perguruan Tinggi Negeri yang Ada di Yogyakarta
Perguruan Tinggi Negeri di Yogyakarta Terbaik

Alam

Hutan dan Gunung Pantai Wisata Air Wisata Alam Lainnya

Sejarah

Bangunan Bersejarah Candi Monumen Museum

Seni Budaya

Kebudayaan Kesenian Tradisi

Wisata Lain

Desa Wisata Minat Khusus Wisata Buatan Wisata Religi
Bisnis Investasi Digital Marketing
Investasi Properti Syariah yang Aman dan Menguntungkan
Investasi Properti Syariah yang Aman dan Menguntungkan
Peluang Bisnis Synergy Worldwide Mudah dan Menguntungkan
Jasa Digital Marketing
Jasa Digital Marketing Murah dan Profesional di Jogja
Penginapan Murah di Sekitar Jalan Parangtritis Jogja
Penginapan Murah di Sekitar Jalan Parangtritis Jogja
Guest House Mercury Prawirotaman
Guest House Mercury Prawirotaman Hotel Nuansa Jawa
Guest House Mas Gun
Guest House Mas Gun di Jalan Prawirotaman
Penginapan Murah di Jogja
Penginapan Murah di Jogja bagi Para Wisatawan