Surga Belanja Tanaman dan Satwa dalam Penjagaan Tradisi Jawa

Kali ini kami akan ulas terkait dengan surga belanja tanaman dan satwa dalam penjagaan tradisi Jawa. Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, laki-laki akan dianggap sempurna di kehidupannya apabila memiliki lima hal yaitu

  • wisma (rumah),
  • wanita (istri),
  • turangga (kuda),
  • curiga (keris), dan
  • kukila (burung peliharaan).

Surga Belanja Tanaman dan Satwa

Surga Belanja Tanaman dan Satwa

Berlatar belakang ini, pasar hewan khususnya burung peliharaan menjadi bagian penting untuk melengkapi kebutuhan akan pengakuan derajat di kalangan masyarakat.

Sejalan dengan hal ini, pasar satwa tanaman hias Yogyakarta (PASTY) menjadi surga belanja tanaman dan satwa.  Dan merupakan pusat jual beli hewan dan tanaman hias yang menjadi tujuan, baik dari warga setempat maupun para pendatang.

Tahun 2010 menjadi bagian bersejarah dari perpindahan pasar burung yang ada di belakang Taman Sari, menyatu dengan sentra tanaman di di jalan Bantul Km. 1 Dongkelan, Bantul.

Perpindahan yang dilakukan oleh pemerintah daerah Yogyakarta ini disebabkan oleh membludaknya pedagang, sehingga membutuhkan lapak yang lebih luas untuk kenyamanan dalam bertransaksi. Selain itu, banyak pedagang yang melampaui batas ketersediaan lahan, menjadikan kemacetan di sekitar Taman Sari.

Perpindahan pasar ini melalui prosesi kirab yang diseleranggarakan pada 22 April 2010 dengan arakan puluhan penjual burung yang mengenakan pakaian adat rapi. Berbaris andong melakukan perjalanan dari Pasar Ngasem melewati Pojok Benteng Kulon menuju ke surga belanja tanaman dan satwa yang baru.

Sangkar burung yang menjadi tumpµan hidup mereka, ikut serta dalam rombongan ini. Pelestarian tradisi dalam memelihara burung berpindah ke tempat yang lebih layak tepatnya di PASTY.

Memasuki gerbang zona satwa, akan didapati kicauan burung yang saling bersahutan. Selain itu, terdapat pula anakan berbagai macam kucing, anjing, hingga warna-warni ikan di akuarium tertata rapi di setiap kios.

Dengan pengelompokan sesuai dengan satwa yang dijual. Lorong-lorong antar kios di pasar ini dibikin lebih lebar sehingga para pengunjung menjadi lebih nyaman. Tak hanya hewan yang telah disebutkan saja, di area satwa juga dijual beragam satwa unik seperti :

  • merpati keriting;
  • pitik walik,
  • ayam jambul,
  • dan juga aneka reptil lainnya.

Rute Lokasi Pasar

Untuk menuju pasar atau surga belanja tanaman dan satwa ini, dapat memulai perjalanan dari Taman Sari. Kemudian mengambil jalan lurus sampai bertemu pojok benteng yang ditandai dengan lampu merah. Dari lampu merah ini, tinggal lurus saja dengan jarak sekitar lima ratus meter. PASTY berada di kiri jalan dengan pintu depannya yang cukup menarik mata.

Harga yang ditawarkan di pasar ini berkisar dari ribuan hingga yang jutaan, semua tersedia. Kerumunan pasar meningkat ketika hari Minggu dengan adanya adu kontes suara burung peliharaan dengan juga kehadiran pelancong dari mancanegara. Para pembeli di pasar ini selain dari Yogyakarta, ada juga yang berasal dari Semarang, Solo, bahkan ada yang dari Surabaya.

Pecinta Satwa dan Tanaman

PASTY yang memiliki bangunan sederhana menjadi surga belanja tanaman dan satwa bagi para pecinta satwa dan tanaman hias. Keberadaan pasar ini seperti kebun binatang mini untuk dapat dimiliki. Namun, bukan untuk ular raksasa yang dikandangkan di salah sau bagian pasar. Ular ini menjadi bagian yang menarik saat berkunjung ke area satwa PASTY.

Sementara itu, di sebrang zona satwa, puluhan kios dari berbagai tanaman hias hadir untuk memberikan kesejukan. Berbagai macam jenis tanaman dapat dibawa pulang dengan ragamnya meliputi :

  • kaktus,
  • jeruk sunkist,
  • tanaman pagar,
  • bunga mawar,
  • dll.

Selain itu, terdapat pula anggrek cantik beraneka jenis, chrysant, anthurium dan bakung yang letaknya berada di bangunan semi terbuka. Pesona akan aneka macam tanaman ini, menjadi sangat memikat pengunjung untuk membelinya.

Dalam melakukan perjalanan mencari koleksi untuk dibawa pulang, tempat ini juga sangat tepat sebagai tujuan edukasi dalam mengenal berbagai jenis binatang dan juga tanaman untuk anak. Tak hanya itu, pecinta fotografi menjadikan PASTY bagian unik dalam bidikan kameranya.

Saat lelah mulai menyapa, pengunjung dapat beristirahat di gazebo yang ada di sekitar pasar. Nyanyian burung burung yang merdu dan saling bersahutan di zona satwa atau suasana tenang menyegarkan di zona tanaman hias membuat lelah akan mudah sirna. Jika lapar, dapat mnegunjungi area food court yang menjadi fasilitas pendukung PASTY.

Baca juga : Masjid Pathok Negoro Mlangi Kesultanan Yogyakarta

Demikian info tentang surga belanja tanaman dan satwa dalam penjagaan tradisi Jawa, semoga artikel kali ini membantu sahabat semua. Kami berharap artikel wisata belanja di Jogja ini dibagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi : Nur Hidayah

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

Leave a Comment

Akomodasi Investasi Jogjapreneur Kuliner Jogja Seputar Jogja Transportasi
Strategi Konten
Seberapa Penting Strategi Konten untuk Perkembangan Bisnis di Era Digital?
Kenapa Harus Investasi Properti
Kenapa Harus Investasi Properti di Jogja
Investasi Prioritas
Investasi Prioritas di Jogja

Alam

Hutan dan Gunung Pantai Wisata Air Wisata Alam Lainnya

Sejarah

Bangunan Bersejarah Candi Monumen Museum

Seni Budaya

Kebudayaan Kesenian Tradisi

Wisata Lain

Desa Wisata Wisata Belanja Wisata Buatan Wisata Religi
Tips Kegiatan Positif
Tips Kegiatan Positif di Luar Jam Kuliah
Cara Memulai Bisnis PPOB
Cara Memulai Bisnis PPOB yang Mudah dan Menguntungkan
Tips Hidup Hemat di Jogja
Tips Mencari Kosan Ideal
Tips Mencari Kosan Ideal di Jogja bagi Mahasiswa
Beasiswa Kampus di Jogja Kuliah di Jogja UGM Ujian Masuk
Program Kuliah Kerja Nyata
Program Kuliah Kerja Nyata Perguruan Tinggi
Organisasi Kampus
Manfaat Ikut Organisasi Kampus yang Perlu Mahasiswa Tahu
Perkuliahan di Jogja
Kehidupan Perkuliahan di Jogja