Tradisi Gumbregi yang Unik Masih Lestari Hingga Kini

Di artikel ini kami akan bahas berkaitan dengan tradisi gumbregi yang unik masih lestari hingga kini. Gulungan tikar digelar di pelataran sawah milik warga dusun Karanggede, Jatimulyo, Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Beberapa perempuan paruh baya tampak sibuk menyiapkan sajian upacara adat Gumbregi yang rutin dilaksanakan menjelang bulan puasa.

Tradisi Gumbregi

Tradisi Gumbregi

Sedangkan para pria telah bersiap dengan pakaian adat dan beberapa ternak kebanggaannya yang dibawa dari rumah. Sekilas tampak ada yang berbeda dengan nuansa ritual adat ini, sebab yang terlibat di dalamnya bukan hanya warga desa, melainkan juga aneka hasil bumi dan ternak kebanggaan warga, sapi dan kambing etawa.

Selain populer dengan berbagai ragam destinasi wisata alamnya, Kulonprogo pun terkenal dengan tradisi masyarakat yang masih tetap terjaga. Salah satu tradisi yang masih terus dijaga dan dilaksanakan adalah Gumregi / Gumbregi. Meskipun tidak ada dokumen sejarah perihal asal muasalnya, beberapa warga tetap meyakini bahwa tradisi Gumbregi membawa kebermanfaatan yang besar. Yaitu bagi ternak dan hasil bumi warga selama ini.

Di beberapa wilayah di Kulonprogo seperti di Girimulyo dan Jatimulyo, tradisi ini dilaksanakan rutin tiap tahun. Tepatnya tiap menjelang bulan Ramadhan atau puasa Semua warga antusias mengikuti prosesi demi prosesi yang ada di upacara adat ini, baik tua maupun muda.

Pelaksanaan Upacara Adat Gumbregi

Upacara adat / tradisi gumbregi diawali dengan munculnya barisan khas pengawal kirab yang disebut bergada. Barisan kirab bergada ini mengenakan pakaian adat Jawa dilengkapi dengan aneka aksesoris yang sudah disesuaikan dengan kondisi zaman. Selanjutnya, disusul dengan arak-arakan warga yang memanggul gunungan berisi 500-an ketupat dan aneka jajanan pasar serta sesaji.

Barisan kirab tersebut berangkat dari lapangan dusun setempat menuju masjid yang berjarak sekitar 1 kilometer. Arak-arakan tersebut jadi tontonan gratis bagi warga sekitar. Selepas tiba di masjid dan diadakan kenduri serta doa, gunungan yang dikirab tersebut jadi benda sakral yang diperebutkan warga.

Selain merayakannya di area masjid, beberapa dusun melaksanakan tradisi gumbregi di areal persawahan warga. Sehingga para warga dapat memaknai rasa syukur yang dalam terhadap hasil jerih payahnya selama ini. Para warga biasanya juga membawa makanan berupa tahu dan tempe bacem untuk dinikmati selain memakan ketupat yang sudah didapat.

Tapi, tak sedikit yang memberikannya pada ternak, misalnya sapi dan kambing etawa. Hal ini dimaksudkan untuk turut memberikan berkah pada ternak yang dipunyai. Mulai dari kesehatan dan keselamatan pada hewan ternak.

Kepercayaan ini sudah dianut sejak lama oleh warga yang merayakan tradisi Gumbregi ini dan telah diwariskan secara turun temurun. Kepercayaan tentang pemberian makan berupa ketupat pada kerbau, sapi, kambing hingga ayam punya tujuan mulia. Tak hanya sebagai bentuk kasih pada hewan ternak, namun juga simbol rasa syukur dan doa. Supaya panen tahun depan bisa berjalan lancar serta dapat melaksanakan tradisi ini secara rutin dan turun temurun.

Aneka Sajian di Upacara Adat Gumbregi

Tidak hanya ketupat, aneka sajian kuliner yang disajikan untuk perhelatan akbar ini berupa tempe goreng dan pelas tawon. Sajian itu jadi santapan yang wajib untuk dinikmati oleh para warga. Ketupat melambangkan kerukunan dan mengandung cita-cita mulia, yaitu mempererat hubungan antara rakyat dan pemerintah.

Pelas tawon melambangkan persatuan yang kuat. Sedangkan tempe melambangkan kesederhanaan. Nilai-nilai ini mesti terus dijaga oleh warga dan akan diwariskan secara turun temurun ke anak cucu lewat tradisi Gumbregi. Ketiga makanan ini juga merupakan sajian khas dari beberapa dusun yang melaksanakan perhelatan Gumregi.

Upacara adat Gumregi tidak hanya dilaksanakan sebagai ajang memberi makan ketupat pada hewan ternak, melainkan juga sebagai wujud syukur warga atas hasil pertanian dan peternakan yang melimpah ruah. Tradisi ini dilakukan tiap Jum’at Kliwon pada bulan Ruwah dalam penanggalan / kalender Jawa. Sehingga, bagi wisatawan yang mau larut dalam kesakralan tradisi ini bisa mengecek kalender Jawa sebelum datang ke lokasi berlangsungnya acara.

Warga merasa senang dengan hasil panen yang melimpah dan dirayakan lewat tradisi ini. Sehingga mereka bisa turut bersama-sama memakan hasil bumi tersebut dan juga turut menghaturkan harapan. Supaya dusun yang jadi pusat ternak sapi dan kambing etawa bisa makin berkembang dan terhindar dari marabahaya.

Tradisi ini semestinya juga jadi satu pijakan penting bagi umat manusia, tak cuma di Kulonprogo. Bahwa tiap makhluk di bumi membawa keberkahannya masing-masing. Dan seyogyanya manusia mampu berdialektika dengan entitas penyusun alam semesta lainnya sebagai bagian dari keseimbaggan.

Demikian info seputar dialektika antar unsur alam semeseta melalui tradisi gumbregi, semoga post ini bermanfaat buat kalian. Kami berharap post wisata tradisi dan budaya ini disebarluaskan supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

Leave a Comment

Komunitas Terkenal di Jogja
Komunitas Terkenal di Jogja yang Cocok untuk Anda
Pekerjaan Favorit Mahasiswa
Pekerjaan Favorit Mahasiswa di Jogja
Daerah Tempat Tinggal Favorit
Daerah Tempat Tinggal Favorit di Jogja
Tempat Olahraga Favorit
Tempat Olahraga Favorit di Jogja dan Sekitarnya
Beasiswa Kampus di Jogja Kuliah di Jogja UGM Ujian Masuk
Kegiatan OSPEK
Kegiatan OSPEK untuk Kuliah Pertama Kali
Dunia Kampus
Mengenal Dunia Kampus yang Harus Diketahui
Lolos SBMPTN
Tips Lolos SBMPTN dengan Cara Smart

Alam

Hutan dan Gunung Pantai Wisata Air Wisata Alam Lainnya

Sejarah

Bangunan Bersejarah Candi Monumen Museum

Seni Budaya

Kebudayaan Kesenian Tradisi

Wisata Lain

Desa Wisata Minat Khusus Wisata Buatan Wisata Religi
Digital Marketing Peluang Bisnis Peluang Investasi
Investasi Properti Syariah yang Aman dan Menguntungkan
Investasi Properti Syariah yang Aman dan Menguntungkan
Peluang Bisnis Synergy Worldwide Mudah dan Menguntungkan
Jasa Digital Marketing
Jasa Digital Marketing Murah dan Profesional di Jogja
Penginapan Murah di Sekitar Jalan Parangtritis Jogja
Penginapan Murah di Sekitar Jalan Parangtritis Jogja
Guest House Mercury Prawirotaman
Guest House Mercury Prawirotaman Hotel Nuansa Jawa
Guest House Mas Gun
Guest House Mas Gun di Jalan Prawirotaman
Penginapan Murah di Jogja
Penginapan Murah di Jogja bagi Para Wisatawan